Anak Nakal dan Arti Keluarga
raka dikenal sebagai anak yang nakal di sekolah. Ia sering terlambat masuk kelas, membolos, dan terlibat perkelahian kecil dengan teman-temannya. Guru-guru sudah berkali-kali menegurnya, tetapi Raka tetap tidak berubah. Banyak orang menganggap Raka anak yang bandel dan sulit diatur. Di rumah, Raka tinggal bersama ibu dan adiknya. Ayahnya bekerja di luar kota dan jarang pulang. Ibunya harus bekerja dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Karena kesibukan itu, Raka sering merasa kurang diperhatikan dan memilih meluapkan perasaannya dengan berbuat nakal. Suatu hari, Raka dipanggil ke sekolah karena pertunangan yang serius. Ibunya datang dengan wajah lelah namun penuh kekhawatiran. Bukannya memarahi, sang ibu justru memeluk Raka dan berkata bahwa ia selalu menyayanginya. Kata-kata itu membuat Raka teringat dan merasa bersalah. Sejak saat itu, Raka mulai berubah. Ia berusaha datang tepat waktu ke sekolah dan mengurangi perilaku buruknya. Raka menyadari bahwa keluarga adalah tempat ia dicintai dan diterima apa adanya. Dukungan dan kasih sayang keluarga ingin menjadikannya pribadi yang lebih baik. Pe san moral: Anak yang terlihat nakal sering kali hanya membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan pengertian dari keluarganya.